LKKS Sumbar Gelar Bimtek, Nevi Zuarina : Kemiskinan Masalah Kita Bersama

LKKS Sumbar Gelar Bimtek, Nevi Zuarina : Kemiskinan Masalah Kita Bersama

Pasaman Barat, – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) LKKS dan LKS Posdaya di R

Rilis KPAI Tentang Video Brutal Guru Kepada 2 Siswanya
Sekjen DNIKS Menghadiri Kegiatan LKKS Di Kepulauan Riau
Haryono Suyono dan DNIKS ke Goro Dayung Bandung
Pasaman Barat, – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) LKKS dan LKS Posdaya di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Senin (22/7).
Ketua LKKS Sumbar, Nevi Irwan Prayitno menyampaikan bahwa kemiskinan merupakan persoalan bersama yang harus dientaskan dengan terus membangun koordinasi, kolaboraksi dan sinergi antara organisasi sosial dengan berbagai pihak.
“Kemiskinan merupakan masalah bagi kita bersama, bukan hanya tugas dari pemerintah. Akan tetapi kita yang hadir harus giat dalam membangun kesadaran sendiri dan orang-orang sekitar agar turut membantu warga kita yang kurang mampu,” sebutnya.
Nevi mengatakan, Bimtek yang saat ini diadakan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya untuk meningkatkan kesadaran pengurus akan pentingnya peran pengurus LKKS dalam hal pemberantasan kemiskinan.
Apalagi, Pasbar merupakan salah satu daerah stunting. Stunting erat kaitannya dengan kesejahteraan sosial. Artinya, Lima tahun yang lalu, ada Ibu-Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi sehingga lahirlah generasi yang masuk dalam kategori stunting.
“Kebutuhan sandang, pangan, papan harus terpenuhi secara baik. Kondisi rumah yang layak huni juga menjadi faktor penting menurut saya. Bagaimana bisa lahir keluarga sehat kalau lantai rumahnya tanah, dinding papan, atap rumbia dan kadang2 isi anaknya Tujuh lagi, semuanya ngumpul disitu,” kata Nevi.
Nevi berharap, Dinas Sosial Pasbar melakukan pendataan terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pasbar dengan memanfaatkan tenaga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang ada.
“Kepada Kepala Dinas Sosial Pasbar saya harap kita punya data RTLH. Di Pasbar itu jumlahnya ada berapa, jadi harus pasti. Agar supaya bisa kita jadikan rujukan dalam pengentasan kemiskinan. Rumah yang layak huni itu indikator yang harua dicapai dalam pengentasan kemiskinan dan melahirkan keluarga sehat dan generasi bebas stunting,” sebut Nevi.
Sementara, Ketua LKKS Pasbar, Yunisra Syahiran melalui Sekretaris LKKS, Yuliasma memandang bahwa komunikasi harus terus dibangun dalam rangka meningkatkan komitmen dan peran LKKS dalam menangani permasalahan sosial terutama kemiskinan.
“Kapasitas pengurus dan anggota LKKS harus terus ditingkatkan. Kita juga harus kembangkan jaringan kerja dilingkungan sosial untuk memenuhi tugas dan fungsi LKKS  sesuai dengan amanat Undang-Undang,” pungkasnya.
Bimtek LKKS di aula Rumah Dinas Bupati Pasbar diikuti oleh pengurus dan anggota LKKS Pasbar, TKSK dan sejumlah organisai sosial lainnya dengan menghadirkan narasumber dari LKKS Provinsi Sumbar.(edi)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d bloggers like this: