Prof. Haryono Suyono : Masyarakat Babelan Perlu Perhatian

Prof. Haryono Suyono : Masyarakat Babelan Perlu Perhatian

Jakarta - Ketua Umum Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Prof. Haryono Suyono mengharapkan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS)

Pondok Anak Ceria Didirikan: Pendamping Membutuhkan Alat Bermain Anak dan Alat Olahraga
Laporan Fornas LKSA PSAA: Koordinasi Nasional Gempa Lombok dengan BNPB
Gempa Lombok: Dokter Aisyah Berkejar Menyelamatkan Sang Ibu Hamil

Jakarta – Ketua Umum Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Prof. Haryono Suyono mengharapkan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) agar berpartisipasi dlm kegiatan acara lomba rumah sehat Piala Menteri PDT di Babelan, Bekasi tgl 22 Des 2018 mendatang. Hal itu disampaikan Prof. Haryono ketika bertemu dengan Sekjen DNIKS Edwil Djamaoeddin di Universitas Trilogi, Jakarta, Selasa (11/12) untuk berdiskusi perihal kegiatan kesejahteraan sosial.

Lomba Rumah Sehat mengacu kepada Surat dari Menteri Kesehatan yang dikirimkan ke Menko PMK, Kepala Bappenas, Menteri PUPR, Menteri Desa PDTT dan KSP, No. PR.02.03, Rumah Sehat yang bermakna hunian akan dibangun oleh Kementerian PUPR. Kemenkes bertanggungjawab terhadap penyempurnaan pedoman kriteria Rumah Sehat.

Rumah Sehat yang bermakna sebagai lembaga kesehatan masyarakat di desa yang selanjutnya disebut “Rumah Desa Sehat” berjumlah 50.000 akan diwujudkan melalui pengembangan/revitalisasi/peningkatan pelayanan dari Poskesdes dan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Manusia) lainnya yang sudah ada di desa. Upaya yang sangat mendasar dari pembentukan “Rumah Desa Sehat” ini adalah untuk membuat masyarakat lebih sehat.

Prinsip dari Rumah Desa Sehat adalah menumbuhkan jejaring UKBM berbasis Siklus Kehidupan (Life Cycles), di mana Setiap orang harus beraktifitas dan berusaha agar sehat dengan cara perubahan perilaku dan kebiasaan hidup sehat serta setiap orang bertanggungjawab supaya orang lain di sekitarnya juga sehat, sehingga keluarga sehat dan masyarakat sehat. Untuk itu kita harus segera mulai pembangunan “Rumah Desa Sehat” tersebut.

Pemilihan Bebalan karena kondisi yang sangat memprihatinkan, sepanjang 20km jalan di Kecamatan Babelan rusak parah, 5km jalan di Tambun Utara pun demikian, bahkan jalan di sekitar pemerintahan Kabupaten Bekasi pun rusak. Kondisi tersebut membawa daerah-daerah lain yang jauh dari pemerintahan ke dalam pendapatan dan perekonomian yang rendah.

Hadir dalam pertemuan tersebut juga Dosen Universitas Tarumanegara, Dr Charles B Purba dan Motivator Disabilitas, Ny. Sapto Juli Isminarti, sedang membahas berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan mendorong kerja sama dengan berbagai institusi/lembaga khususnya dengan Kemendes PDTT terkait dengan pemberdayaan masyarakat desa. (Rel)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1
%d bloggers like this: