Rilis Aksi Keprihatinan 100 Hari Engeline Bali dan Jakarta

Rilis Aksi Keprihatinan 100 Hari Engeline Bali dan Jakarta

Hari ini 26 Agustus 2015 secara parallel Bali dan Jakarta akan mengadakan Aksi Keprihatinan 100 Hari Engeline. Komitmen hari ini merupakan perkemban

Posko Al Maun Ajak Berbagai Pihak Peduli Kondisi Keluarga Petani Karawang
Press Release Rapat Koordinasi Nasional Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial
Perdana: DPR RI Memanggil Pekerja Sosial Seluruh Indonesia

Foto Spanduk 100 Hari Engeline

Hari ini 26 Agustus 2015 secara parallel Bali dan Jakarta akan mengadakan Aksi Keprihatinan 100 Hari Engeline. Komitmen hari ini merupakan perkembangan dari pentingnya dukungan untuk para Saksi. Sampai sekarang tinggal 8 Saksi yang masih mau mempertahankan diri. Para pendamping juga merasa kasus berkepanjangan ini telah menyebabkan para Saksi tertekan. Sampai saat ini kasus seperti terus diulur-ulur tanpa diketahui kapan proses peradilan akan berjalan kembali. Untuk itu para pendamping, saksi dan pengacara kembali meminta dukungan dari media dan semua pihak. Sampai saat ini MM terus tutup mulut dan rapih dalam menjaga kasus ini berkembang. Aksi ini telah membuat tersangka AA menjadi satu satunya yang terus diproses di Kejaksaan sedangkan berkas MM dikembalikan ke Polisi karena dianggap belum memenuhi sebagai alat bukti. Tentunya ini menggugah dan mengusarkan perasaan kita. Apakah Polisi dan Kejaksaan tetap berkomitmen atau sudah masuk angin. Aksi tutup mulut MM juga telah membuat aparat kesulitan dalam melanjutkan kasus ini. Butuh political will, terobosan hukum dan dukungan besar dari masyarakat, serta yang berwenang agar kasus tetap berjalan dan para Saksi yang sudah lelah mendapat jaminan perlindungan. Kita berharap MM dan AA diperlakukan sama di mata hukum, karena keduanya telah menjadi tersangka.

 

Kondisi ini juga bertambah berat karena berkas MM tak kunjung diserahkan ke Kejaksaan. Namun setelah Simbol Bali kemarin mengumumkan di sosial media atas aksi hari ini. Kontan Kejaksaan langsung meng SMS Simbol Bali bahwa berkas sudah diterima. Tentunya ini menjadi ganjil dan terkesan menunggu tekanan masyarakat. Apalagi semenjak Kapolda Bali yang belum lama menjabat kemudian di mutasi, sampai sekarang posisinya belum ada pengganti. Artinya ini semakin memperburuk perjalanan kasus ini.

 

Untuk itu masyarakat menyatakan sikap hari ini melalui Aksi 100 Hari Engeline agar kita kembali diingatkan bahwa ada keluarga yang sampai sekarang meminta keadilan. Keluarga sudah cukup kecewa dengan sumbangan untuk Engeline yang diselewengkan. Rentetan ini tentunya membuat keluarga patah arang, padahal kasus ini sepertinya masih akan berproses panjang. Untuk itu Para Saksi dan Para Pendamping prihatin dan menggelar aksi ini.  Hari ini KPAI, P2TP2A Bali, Satgas PA, Asuh Siaga, , Bapak Walikota Denpasar, Bapak Camat Denpasar Timur, Bapak Lurah Kesiman Denpasar, Kepala Sekolah SDN 12 Sanur, mengadakan aksi keprihatinan dan doa 100 hari ananda Engeline di Bali dan Jakarta.

 

Acara hari ini akan berlangsung di:

Bali Jam 16.30 WITA di Jalan Sedap Malam No. 26 Denpasar

Jakarta Jam 17.00 WIB di Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jl. Teuku Umar 10-12 Menteng Jakarta Pusat

 

Kontak Person:

Rita Pranawati Komisioner Pengasuhan KPAI di 081328716370

Siti Sapurah (Ipung) P2TP2A Bali di 085238222803

Ilma Sovri Yanti Satgas PA di 081316299752

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0