Pendidikan

Seberapa penting dukungan orang tua terhadap potensi diri anak

Jakarta, konsesi.com – Saya percaya bahwa dukungan terbaik bagi anak untuk mengembangkan potensi dan bakatnya itu datang dari orang tua. Ini adalah sepenggal cerita tentang betapa senangnya saya bisa melihat anak saya berprestasi dan menjadi lebih ‘pede’ ngomong Bahasa Inggris.

Halo, bapak/ibu yang sedang membaca cerita saya. Perkenalkan, nama saya Aris Setyadi. Saya adalah ayah dari seorang anak perempuan yang bernama Safira Anindya Putri.

Sebenarnya, bisa dibilang saya adalah orang tua yang sangat sibuk dengan urusan pekerjaan kantor. Ya, saya yakin kebanyakan dari kita sebagai orang tua tentu sibuk mengurus pekerjaan. Tapi meskipun begitu, kita semua pasti sepakat kalau kebahagiaan anak itu adalah yang utama.

Anak saya adalah anak yang aktif di kampus. Saat ini dia berkuliah di jurusan Sastra Inggris di salah satu perguruan tinggi di Jawa Tengah. Sejak SMP, dia memang sudah tertarik dengan pelajaran Bahasa Inggris. Katanya sih, dy ingin menjadi seorang ‘news anchor’ atau pembawa berita di TV nasional maupun internasional.

Seketika, saya langsung bilang ke dia, “Dek, kalau kamu mau jadi pembawa berita di TV internasional, ya berarti kamu harus pinter ngomong Bahasa Inggris dong ya?”. Selaku orang tua, ya saya terus mendukung saja apa yang terbaik untuk masa depannya. Jadi, sejak dia SMP, saya sudah memasukkan dia di tempat les Bahasa Inggris, sampai akhirnya dia kuliah di jurusan Sastra Inggris.

Dari yang saya tahu, nilai Bahasa Inggrisnya memang selalu bagus. Tapi ada satu hal yang menurut saya menjadi kekurangannya, dia masih kurang pede kalau ngomong Bahasa Inggris di depan umum.

Satu waktu, dia bercerita ke saya kalau dia mendapat info kegiatan konferensi pemuda internasional yang disebut Asia Youth Model United Nations atau AYIMUN di Malaysia. Dia tertarik untuk ikut, tapi dia masih saja ragu untuk ikut karena masih belum pede ngomong Bahasa Inggris di depan umum.

Saya langsung meyakinkan anak saya supaya jangan takut dan mencoba dulu. Saya juga sekilas memberi semangat dan meyakinkannya kalau dia juga pasti bisa. Dan singkat cerita, ya ternyata benar kalau kegiatan ini memberi dia banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri dia untuk berbicara Bahasa Inggris di depan umum.

Setelah pulang dari ikut kegiatan itu, dia cerita kalau dia bertemu dengan banyak teman baru dari luar negeri. Karena itu, dia jadi semakin termotivasi untuk berani berbicara Bahasa Inggris di depan orang banyak.

Dan sekarang, saya senang melihat anak saya sekarang jadi orang yang lebih percaya diri berbicara Bahasa Inggris di depan banyak orang. Dan kalau melihat kemampuannya sekarang, saya yakin dia bisa jadi pembawa berita di stasiun TV internasional yang hebat nantinya.

dari berbagai sumber

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close
%d bloggers like this: